18 Juni 2026 | Dilihat: 151 Kali

Tim Gabungan Berhasil Temukan Korban Tenggelam di Sungai Tamiang Setelah Pencarian 5 Hari

Tim Gabungan Berhasil Temukan Korban Tenggelam di Sungai Tamiang Setelah Pencarian 5 Hari
Tabloidbnn.com | Aceh Tamiang – Perjuangan menyusuri riak Sungai Tamiang selama lima hari terakhir akhirnya membuahkan hasil. Tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Tamiang, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat), serta SAR Pos Langsa berhasil menemukan Jenazah Almarhum Kiki Armada, warga Kampung Kota Lintang, Kecamatan Kota Kualasimpang, yang dilaporkan hilang terseret arus sejak Minggu (14/6/2026).
 
Kamis (18/6/2026) sekitar pukul 08.00 WIB menjadi momen krusial bagi para petugas di lapangan. Di tengah cuaca yang tak menentu, jasad korban akhirnya ditemukan mengapung di seputaran bantaran sungai Kampung Air Tenang, Kecamatan Karang Baru. 
 
Meski ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa, penemuan ini menjadi jawaban atas doa dan ikhtiar panjang yang dilakukan tanpa henti oleh seluruh pihak.
 
Sejak hari pertama korban dinyatakan hilang, tim gabungan langsung bergerak cepat menyisir setiap sudut sungai, melawan derasnya arus, hingga menembus wilayah hilir Sungai Tamiang. Dedikasi luar biasa ditunjukkan oleh para petugas yang menolak menyerah demi membawa pulang korban kepada pihak keluarga.
 
Kepala BPBD Aceh Tamiang, Iman Suhery melalui Kepala Operasi BPBD Aceh Tamiang, Surya Darma, mengungkapkan bahwa operasi pencarian ini membutuhkan kegigihan ekstra dari seluruh personel selama Lima hari berturut-turut.
 
"Operasi pencarian ini telah kami lakukan secara intensif selama empat hari sejak korban dilaporkan hilang. Proses pencarian dilakukan dengan menyisir area hingga ke hilir sungai. Alhamdulillah, atas kerja keras bersama, korban akhirnya ditemukan sekitar 3 kilometer dari titik awal dilaporkan hilang," ujar Surya Darma.
 
Setelah berhasil dievakuasi dari sungai, tim gabungan langsung membawa jenazah Almarhum Kiki Armada untuk diserahkan kepada pihak keluarga di rumah duka. 
 
Bagi tim penyelamat, tugas mereka bukan sekadar melakukan pencarian, melainkan memastikan korban bisa dievakuasi dengan layak demi memberikan kepastian bagi keluarga yang menanti.
 
Duka mendalam kini menyelimuti keluarga yang ditinggalkan. Di sisi lain, keteguhan hati dan sinergi dari tim BPBD, Damkarmat, dan SAR Pos Langsa yang berjuang tanpa batas waktu telah memberikan akhir yang pasti bagi operasi kemanusiaan ini.(Pakar).