25 Juni 2026 | Dilihat: 116 Kali

Dua Tahun Kepemimpinan Irjen Pol Marzuki Ali Basyah: Polda Aceh Fokus pada Pendekatan Humanis dan Green Policing

Dua Tahun Kepemimpinan Irjen Pol Marzuki Ali Basyah: Polda Aceh Fokus pada Pendekatan Humanis dan Green Policing
Kapolda Aceh, Inspektur Jenderal Polisi Marzuki Ali Basyah

Tabloidbnn.com | Banda Aceh – Kepemimpinan Kapolda Aceh, Inspektur Jenderal Polisi Marzuki Ali Basyah, kini menjadi perhatian publik karena dinilai berhasil mengubah pendekatan keamanan di Serambi Mekah menjadi lebih humanis, berbasis kearifan lokal, dan responsif terhadap isu lingkungan, Kamis(18/6/2026).

Sejak menjabat, jenderal bintang dua lulusan Akpol 1991 kelahiran 20 Juni 1968 ini, berfokus meruntuhkan sekat psikologis antara kepolisian dan masyarakat.

Melalui reformasi kultural, kantor polisi di seluruh jajaran Polda Aceh diarahkan untuk menjadi ruang pelayanan yang aman, inklusif, dan ramah bagi warga yang mencari keadilan.

Pendekatan emosional menjadi pilar utama Irjen Pol Marzuki dalam memimpin korps Bhayangkara di Aceh.

Polda Aceh secara aktif melibatkan personel dalam kegiatan keagamaan di masjid dan pesantren, yang merupakan urat nadi kebudayaan masyarakat Aceh. 

Selain itu, komunikasi intensif dibangun dengan menempatkan ulama dan tokoh adat sebagai mitra strategis dalam menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).

Tidak hanya pada aspek keamanan, Polda Aceh juga mendorong jajarannya untuk merangkul dan membangkitkan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sekitar wilayah kerja kepolisian guna menggerakkan roda perekonomian lokal.

Di luar reformasi kultural, Polda Aceh di bawah komando Irjen Pol Marzuki menginisiasi program Green Policing (Kepolisian Hijau).

Program ini fokus pada penanganan kerusakan hutan dan pembalakan liar (illegal logging) yang mengancam kelestarian alam Aceh.

Dalam implementasinya, Polda Aceh menerapkan strategi kolaborasi Pentahelix dengan merangkul lima elemen utama: ?Pemerintah, ?Akademisi, ?Komunitas, ?Pelaku usaha dan ?Media massa.

Secara simultan, Polda Aceh juga mengintegrasikan kebijakan institusi untuk mendukung agenda ketahanan pangan nasional.

Melalui instruksi ke tingkat Polres hingga Polsek, personel kepolisian diterjunkan langsung ke lapangan untuk bersinergi dengan kelompok tani dalam mengoptimalkan lahan produktif di berbagai daerah di Aceh.(Abdul Karim).