Tabloidbnn.com || Kota Kupang NTT – Wali Kota Kupang, Christian Widodo, menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Festival Lamaholot yang akan digelar di GOR Oepoi, Kota Kupang, mulai Jumat, 10 April 2026.
Ia menilai kegiatan ini sebagai momentum penting untuk melestarikan budaya sekaligus mempererat persatuan masyarakat Lamaholot di Kupang.
Festival akan diawali dengan seminar bertema “Persamaan Budaya Menuju Kebangkitan Lamaholot” pada Jumat pukul 09.00 WITA di GOR Flobamora. Menurut Christian, kegiatan budaya seperti ini bukan hanya ajang pelestarian tradisi, tetapi juga sarana edukasi bagi generasi muda.
“Festival ini menjadi wadah penting untuk memperkuat identitas budaya serta membangun kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat Kota Kupang,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan tersebut juga memberi dampak positif bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, khususnya dengan melibatkan UMKM dan komunitas seni lokal.
Ketua Umum Keluarga Besar Lamaholot Kupang, Don Arakian, mengajak seluruh keluarga besar Lamaholot untuk hadir dan menyukseskan festival. Ajakan serupa disampaikan Sekretaris Umum Lukman Hakim, yang menekankan pentingnya partisipasi warga Lamaholot dari Alor, Flores Timur, dan Lembata.
“Mari kita sukseskan acara ini, karena acara ini dari kita untuk kita,” kata Lukman.
Rangkaian kegiatan akan berlanjut pada Sabtu, 11 April 2026, dengan agenda Gebyar Lamaholot serta pelantikan pengurus Keluarga Besar Lamaholot Kupang periode 2026–2031.
Koordinator Seksi Acara, Raymundus Pena Nuba, menyebutkan sejumlah tokoh penting dijadwalkan hadir, termasuk Gubernur NTT Melki Laka Lena, anggota DPR RI Ahmad Yohan, serta para kepala daerah dari Lembata, Flores Timur, dan Alor.
Selain seminar dan pelantikan, festival juga akan dimeriahkan dengan pertunjukan seni tradisional, bazar UMKM, pameran budaya, serta kuliner khas Lamaholot. Panitia berharap kegiatan ini menjadi momentum mempererat persatuan sekaligus membangkitkan semangat budaya Lamaholot di Kota Kupang. (Rocky)